Just another WordPress.com site

Image

CARA MENYIMPAN DATA PADA FLASHDISK

FlashDisk memiliki komponen yang dapat memungkinkan kita untuk menyimpan berbagai macam file didalam ukuran FlashDisk yang sekecil itu. Di dimana didalamnya terdapat komponen EEPROM (Electronic Erasable Programmable Read Only Memory) Chip. EEPROM ini dipisahkan oleh dua transistor pada setiap persimpangannya yang mana kedua transistor ini juga dipisahkan oleh selapis udara yang tipis. Selama aliran ini masih ada, maka sel tersebut akan bernilai 1. Untuk mendapatkan nilai 0 maka dibuhtukan sebuah proses yang namanya “Fowler Nordhelm tunneling”.

Konektor berfungsi untuk menghubungkan peripheral dari FlashDisk ke port USB. Pengontrol penyimpanan memory di fungsikan untuk mengontrol penghubung antara flashdisk yang digunakan sebagai penjaga kestabilan pada perangkat. Kemudian ada terdapat Point test yang difungsikan selama perangkat mengecek dan mengirimkan kode ke microprosessor. Chip yang digunakan untuk menyimpan data di alam flshdisk. Lampu indicator berfungsi sebagai penanda adanya proses yang dikerjakan didalam flashdisk tersebut.

CARA KERJA PADA FALSHDISK

Flashdisk sering disebut sebagai USB Drive, Pen Drive, Pocket Drive, atau microdisk. Di dalam perangkat ini, terdapat controller dan memori penyimpan data yang bersifat non  volatile. Komponen flashdisk lebih sederhana dan lebih sedikit. Hal ini disebabkan karena flashdisk tidak memerlukan piringan, motor, atau part lain yang berkerja secara mekanik. Umur flashdisk saat ini berkisar 10 tahun (masa pemakian normal). Pencabutan flashdisk secara mendadak dapat mengakibatkan data yang belum selesai ditulis menjadi rusak. Memutus koneksi dengan cara aman akan memperpanjang umur flashdisk karena hubungan baca/tulis antara komputer dan flashdisk diamankan terlebih dulu dan hubungan listrik singkat dapat dicegah.

USB flash drive adalah alat penyimpanan data memori flash tipe NAND yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi. Flash drive ini biasanya berukuran kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah. Cara menggunkan USB Flash Drive sangat mudah karena menggunakan USB sebagai interfacenya. Hanya dengan memasukan ke port USB pada PC dan akan langsung dikenali sebagai removable drive tanpa perlu proses rebooting (bersifat “plug and play”) karena hampir semua sistem operasi terbaru dapat menginisialisasi driver.

sumber :

http://hackedhackerblog.blogspot.com/2012/10/bagaimana-cara-kerja.html

                  http://beagoodimpact.wordpress.com/2012/10/16/bagaimana-cara-kerja-flashdisk-menyimpan-data-secara-fisik/

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080916035043AAlQ9HG

http://galuhlisa.blogspot.com/2012/10/cara-kerja-flashdisk_11.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: